MEDAN LISTRIK STATIS (latihan Soal)

MEDAN LISTRIK STATIS

1. Besarnya alur listrik yang mengalir melalui konduktor ditentukan oleh …

2. Harga kapasitas kapasitor keping sejajar bergantung pada …

3. Ebtanas 1990

Harga kapasitas kapasitor keping sejajar bergantung pada …

4. Ebtanas 1990

clip_image014[4]

Dua muatan listrik dengan ketentuan sepergi pada gambar. Letak titik yang mempunyai kuat medan nol adalah …

a. P

b. Q

c. R

d. S

e. T

5. Ebtanas 1990

faktor-faktor yang mempengaruhi kapasitas suatu kapasitor keping sejajar adalah …

6. UMPTN 1989

Resultan gaya F yang bekerja pada muatan q pada gambar di bawah ini adalah …

clip_image015[4]

a. F = clip_image017[4]

b. F = clip_image019[4]

c. F = clip_image021[4]

d. F = clip_image023[4]

e. F = clip_image025[4]

7. UMPTN 1989

Pada keempat sudut bujur sangkar (sisi 30 cm) terletak muatan listrik. Potensial listrik di titik pusat bujur sangkar jika dua muatan yang bertetangga masing-masing 2 mC dan yang lain –2 mC adalah …

8. UMPTN 1989

Tiga buah kapasitor yang kapasitasnya sama besar, yaitu C. Jika ketiga kapasitor ini dipasang seperti gambar, maka kapasitas pengganti antara titik A dan B adalah …

clip_image026[4]

9. UMPTN 1989

Sebuah kapasitor 50 mF dihubungkan dengan sumber tegangan hingga dapat menyimpan energi sebesar 3,6 . 10-1 joule. Muatan yang tersimpan dalam kapasitor adalah …

10. Ebtanas 1989

Tiga kapasitor A, B dan C masing-masing berkapasitas 4 mF, 6 mF, dan 12 mF disusun seri kemudian dihubungkan dengan tegangan 90 V. Apabila muatan listrik masing-masing kapasitor qA, qB, dan qC, maka …

11. Ebtanas 1988

Gabungan empat kapasitor masing-masing kapasitasnya sama besar. Gambar-gambar di bawah ini yang menghasilkan kapasitas terkecil adalah …

clip_image034[4]clip_image035[4]clip_image037[4]

clip_image036[4]clip_image038[4]

12. Ebtanas 1988

Dua buah kapasitor masing-masing 2 mF dan 4 mF dirangkaikan seri. Kapasitas penggantiannya adalah …

13. Ebtanas 1987

Tiga buah kapasitor dihubungkan secara paralel. Apabila masing-masing kapasitasnya 3F, 6F, dan 9F, maka kapasitas penggantinya adalah …

14. Sipenmaru 1986

Sebuah kapasitor diberi muatan 10nC dan mempunyai beda potensial 100 V antara pelat-pelatnya. Kapasitasnya dan tenaga yang tersimpan didalamnya adalah …

15. Sipenmaru 1986

Pada kapasitor yang berkapasitas C diberi muatan listrik sebanyak Q sehingga padanya timbul beda potensial V. Besar energi didalamnya kapasitor adalah …

16. Sipenmaru 1986

Penangkal petir yang sederhana terdiri atas batang logam yang ujungnya runcing. Hal ini adalah …

  1. Muatan listrik pada logam mengumpulkan pada ujung yang runcing
  2. Arus listrik lebih mudah mengalir melalui logam berbentuk batang daripada bentuk-bentuk lain
  3. Udara di sekitar ujung runcing lebih mudah terionisasi
  4. Petir bermuatan listrik rendah sehingga tidak dapat melalui ujung yang tumpul

17. Sipenmaru 1986

Dua buah keping logam tipis yang diletakkan sejajar satu sama lain dihubungkan dengan sumber potensial searah V volt. Dalam keadaan seperti itu kemudian diantara kedua keping disisipkan bahan dielektrik, maka …

  1. Medan listrik didalamnya berubah sedang beda potensialnya tetap
  2. Energi yang tersimpan tidak akan berubah
  3. Muatan listrik didalamnya bertambah
  4. Terjadi aliran listrik melewati bahan-bahan dielektrik tersebut

18. Sipenmaru 1986

clip_image052[4]Kapasitor C1 dan C2 yang dihubungkan seri dengan sumber tegangan searah menyimpan muatan yang sama (Q1 = Q2)

sebab

muatan total keping negatif kapasitor pertama dan keping positif kapasitor kedua harus nol.

19. Ebtanas 1986.

Ada empat buah benda titik yang bermuatan yaitu A, B, C, dan E. Jika A menarik B, A menolak C, dan C menarik D sedangkan D bermuatan negatif, maka …..

20. sipenmaru 1985.

Pada titik-titik sudut, A, B, C, dan D sebuah bujur sangkar ABCD dengan panjang a, berturut-turut ditempatkan muatan +q, .–q, –q, –.q. Muatan +q mengalami gaya resultan dari muatan lain sebesar ……

21. Sipenmaru 1985.

Dua benda bermuatan +q1 dan +q2 berjarak r satu sama lain. Bila jarak r diubah-ubah, maka grafik yang menyatakan hubungan gaya interaksi kedua muatan F dengan r ialah ……….

clip_image062[4]clip_image063[4]

           
  clip_image064[4]   clip_image065[4]   clip_image066[4]

 

22. Sipenmaru 1985.

clip_image068[4]Dua buah benda bermuatan listrik dengan massa m dan muatan q yang sama, digantungkan pada sebuah titik, masing-masing dengan seutas tali yang ringan dengan panjang sama seperti gambar. Tali membentuk sudut 30° dengan garis vertikal. Jika jarak kedua benda itu adalah r maka besar tegangan tali adalah ….

a. 2mgq2/r2

b. 2mgq2 V2/r2

c. mg V2

d. 2mg V3/3

e. 2q2mg V3/3r2

23. Sipenmaru 1985.

Jika diketahui muatan listrik Q1 positif dan Q2 negatif, maka …..

  1. muatan Q1 menarik muatan Q2
  2. gaya coulomb sebanding dengan Q1 dan juga dengan Q2
  3. gaya coulomb berbanding terbalik dengan kuadrat jarak Q1 dan Q2
  4. di tengah-tengah antara Q1 dan Q2 kuat medan listriknya sama dengan nol

24. Sipenmaru 1985.

Jika sebuah bola kecil bermuatan positif didekatkan pada suatu pelat logam yang ditancapkan pada tanah tetapi tidak sampai menyentuhkannya, maka….

  1. potensial bola tetap 3. muatan pelat itu tetap
  2. muatan bola tetap 4. Potensial bola tetap

25. Sipenmaru 1985.

Tiga buah kapasitor dengan kapasitas masing-masing 2 satuan, 4 satuan, dan 4 satuan dirangkaikan. Rangkaian yang mempunyai harga satu satuan ialah ….

clip_image069[4]

clip_image070[4]

clip_image071[4]

clip_image072[4]

26. Sipenmaru 1984.

Kuat medan listrik di suatu titik sejauh r dari muatan listrik q akan diperbesar menjadi 125 kali semula, ini dapat dilakukan dengan cara ………..

  1. memperbesar muatan menjadi 5 kali dan jarak 25 kali
  2. memperkecil jarak menjadi 1/5 kali dan muatan 25 kali
  3. memperkecil jarak menjadi 1/125 kali dan muatan 5 kali
  4. memperbesar jarak menjadi 125 kali
  5. memperbesar muatan menjadi 5 kali dan jarak 1/5 kali

27. Sipenmaru 1984.

Sebuah kapasitor dengan kapasitas C1 = 4mF diisi sehingga tegangan 20 volt. Kapasitor dilepas lalu dihubungkan pada kapasitor lain dengan kapasitansi C2 = 6mF, tegangan kapasitor menjadi ……

28. Sipenmaru 1984.

Energi potensial suatu muatan q yang terletak sejauh r dari muatan q adalah …

  1. berbanding lurus dengan r
  2. berbanding lurus dengan r2
  3. berbanding terbalik dengan r
  4. berbanding terbalik dengan r2
  5. tidak tergantung pada r

29. Sipenmaru 1984.

Sebuah kapasitor terbentuk dari dua aluminium yang luas permukaannya masing-masing 1 m2, dipanaskan oleh selembar kertas parafin yang tebalnya 0,1 mm dan konstanta dielektriknya 2, jika e0 = 9.10–12 C2/Nm2, maka kapasitas kapasitor ini adalah …..

  1. 0,35 mF
  2. 0,25 mF
  3. 0,18 mF
  4. 0,10 mF
  5. 0,05 mF

30. Sipenmaru 1984.

Kuat medan listrik akibat sebuah muatan q besarnya sebanding dengan besarnya q

sebab

kuat medan listrik akibat sebuah muatan q berbanding terbalik dengan kuadrat jarak terhadap muatan itu.

31. Sipenmaru 1984.

Gaya elektrostatika yang dialami muatan q1 oleh q2 besarnya sama dengan gaya yang dialami muatan q2 oleh q1

sebab

menurut hukum Coulumb gaya antara dua buah muatan listrik q1 dan q2 berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan itu.

Kerjakan sesuai petunjuk B !

32. PP 1983

clip_image073[4]

Kapasitor C1 = 1clip_image075[10]F, C2 = 2clip_image075[11]F, dan C3 = 3clip_image075[12]F dihubungkan seri dan diberi tegangan total sebesar E, maka…………

  1. Masing-masing kapasitor akan mempunyai muatan listrik yang sama banyaknya.
  2. C1 mengandung energi listrik terbanyak
  3. Pada C3 bekerja tegangan yang terkecil
  4. C1, C2, C3 bersama-sama membentuk sebuah kapasitor ekuivalen dengan muatan sebesar clip_image077[4]. E clip_image075[13]C

Kerjakan sesuai petunjuk A !

33. PP 1983.

Potensial di suatu titik yang berjarak r dari muatan Q adalah 600 volt. Intensitas medan di titik tersebut = 400 N/C. Jika
k = 9.109 Nm2/C2, maka besar muatan Q adalah ……….

  1. 2.25 . 109 C d. 10-7
  2. 4,40 . 108 C e. 1,5 . 10-9
  3. 7,00 . 109 C

34. PP 1982.

Dua partikel masing-masing bermuatan q1 dan q2 yang tidak diketahui besar dan jenisnya terpisah sejauh d. antara kedua muatan itu pada garis hubungnya terdapat titik P dan jaraknya
2/3 d dari q1. Jika kuat medan di titik P sama dengan nol, maka……….

  1. q1 dan q2 adalah muatan-muatan yang tidak sejenis
  2. potensial di titik P yang disebabkan oleh q1 dan q2 sama
  3. potensial di titik P sama dengan nol
  4. besar muatan q1 = 2 kali besar muatan q2
  5. besar muatan q1 = 4 kali besar muatan q2

35. PP 1981.

clip_image078[4]

dua keping logam yang sejajar dan jaraknya 0,5 cm satu dari yang lain diberi muatan listrik yang berlawanan (lihat gambar) hingga beda potensial 104 V, akan timbul gaya…………

  1. 0,8 . 10-17 N ke atas
  2. 0,8 . 10-17 N ke bawah
  3. 3,2 . 10-13 N ke atas
  4. 3,2 . 10-13 N ke bawah
  5. 12,5 . 1024 N ke atas

36. PP 1981.

Jika dua kapasitor yang mempunyai kapasitansi sama dihubungkan paralel, maka kapasitansi total akan menjadi……..

  1. dua kali kapasitansi salah satu kapasitor
  2. setengah kali kapasitansi salah satu kapasitor
  3. sama seperti satu kapasitor
  4. satu setengah kali satu kapasitor
  5. dua setengah kali satu kapasitor

37. PP 1981

Sebuah kapasitor dengan kapasitansi 10-5 F yang pernah dihubungkan untuk beberapa saat lamanya pada potensial
500 V, kedua ujungnya dihubungkan dengan ujung-ujung sebuah kapasitor lain dengan kapasitansi 4.10-5 F yang tidak bermuatan. Energi yang tersimpan di dalam kedua kapasitor adalah……….

  1. 0,25 joule d. 1,25 joule
  2. 0,50 joule e. 1,5 joule
  3. 1,00 joule

Kerjakan sesuai petunjuk B !

38. PP 1980.

Kapasitas sebuah kapasitor keping sejajar bergantung pada………

  1. luas keping
  2. muatan listrik pada keping
  3. bahan diantara keping
  4. beda potensial antara dua keping

39. PP 1980.

Sebuah elektron (muatan – 1,6. 10-19 coulomb) bergerak dari suatu titik ke dalam ruangan kemudian ke titik lain yang potensialnya 1 volt lebih tinggi. Energi kinetik yang diperoleh elektron dalam perpindahan kedudukan itu dapat dinyatakan sebagai………..

  1. 1,6 . 10-19 joule
  2. 1 eV
  3. 1,6 . 10-19 coulomb volt
  4. 1 volt ampere

Kerjakan sesuai petunjuk C !

40. PP 1980.

Untuk memindahkan muatan dari suatu titik ke titik lain di dalam sebuah bola logam yang bermuatan tidak diperlukan usaha

sebab

kuat medan listrik di setiap titik dalam sebuah bola logam bermuatan sama dengan nol.

Kerjakan sesuai petunjuk A !

41. PP 1978

Gambar di samping ini menyatakan skema rangkaian 5 buah

kapasitor yang sama besar. Kapasitor antara titik-titik K dan M adalah…………

clip_image081[4]

a. 8/3 C d. 7/5 C

b. 1/5 C e. 3/7 C

c. 5 C

42. PP 1979.

Untuk memindahkan muatan positif yang besarnya 10 coulomb dari suatu titik ke suatu titik yang potensialnya 10 volt diperlukan usaha sebesar……….

  1. 5 volt/coulomb d. 500 joule
  2. 100 joule e. 500 volt ampere
  3. 600 joule

43. PP 1979.

Dua keping logam sejajar diberi muatan listrik yang sama besarnya dan berlawanan tanda. Kuat medan listrik diantara kedua keping itu………….

  1. berbanding lurus dengan rapat muatan
  2. berbanding terbalik dengan rapat muatan
  3. berbanding terbalik dengan jarak kuadrat antara kedua keping
  4. berbanding lurus dengan jarak antara kedua keping
  5. arahnya menuju ke keping yang bermuatan positif

Kerjakan sesuai petunjuk B !

44. PP 1979.

Kapasitas suatu kapasitor keping sejajar adalah………

  1. sebanding dengan luas keping
  2. tergantung dengan macam dielektrik yang dipergunakan
  3. berbanding terbalik dengan jarak kedua keping
  4. makin besar jika muatan kapasitor diperbesar

Kerjakan sesuai petunjuk A !

45. SKALU 1978.

Tiga buah kapasitor yang masing-masing kapasitasnya 3 farad, 6 farad, dan 9 farad dihubungkan secara seri. Kedua ujung dari gabungan tersebut dihubungkan dengan sumber tegangan yang besarnya 220 volt. Tegangan antara ujung-ujung kapasitor yang 3 farad adalah………

  1. 40 volt d. 120 volt
  2. 60 volt e. 220 volt
  3. 110 volt

Kerjakan sesuai petunjuk B !

46. SKALU 1978.

Satuan kuat medan listrik dinyatakan dalam………….

  1. newton/coulomb 3. volt/ampere
  2. joule/newton 4. coulomb/meter

Kerjakan sesuai petunjuk A !

47. SKALU 1977.

Sebuah kapasitor mempunyai kapasitansi sebesar 5 mikrofarad bila ada udara di antar keping-kepingnya dan 30 mikrofarad bila antara keping-kepingnya ditempatkan lembaran porselin. Konstanta dielektrik porselin sama dengan………

 

48. SKALU 1977.

Dua buah kutub magnet berada pada jarak 4 cm antara satu dan yang lainnya. Kedua kutub itu kemudian saling menjauh hingga gaya tolak-menolaknya menjadi seperempat kalinya. Jarak baru antara kedua kutub adalah……….

49. SKALU 1977.

Segumpal awan mempunyai potensial 8.106 volt terhadap bumi. Ketika terjadi kilat, antara awan dan bumi muatan listrik sebesar 40 coulomb dilepaskan. Banyaknya energi yang hilang pada peristiwa itu adalah………

50. SKALU 1977.

Tiga buah kapasitor masing-masing berkapasitas C. Jika dihubungkan secara paralel, maka harga kapasitas ganti yang mungkin adalah……….

Reactions: 

Hk. Newton Tentang Gerak (lat. Soal)

HUKUM NEWTON TENTANG GERAK

1. Koefisien gesek statis antara sebuah lemari kayu dan lantai kasar suatu bak truk sebesar 0,75. Jadi, percepatan maksimum yang masih boleh dimiliki truk agar lemari tetap tak bergerak terhadap bak truk itu adalah . . . .

a. nol

b. 0,75m/s2

c. 2,5 m/s2

d. 7,5 m/s2

e. 10 m/s2

2. Sebuah benda bermassa 2 kg terletak di tanah. Benda itu ditarik vertikal ke atas dengan gaya 25 N selama 2 detik lalu dilepaskan. Jika g = 10 m/s2, energi kinetik benda pada saat mengenai tanah adalah . . . .

a. 150 joule

b. 125 joule

c. 100 joule

d. 50 joule

e. 25 joule

3. Sebuah mobil massanya 2 ton dan mula-mula diam. Setelah 5 detik kecepatan mobil menjadi 20 m/s. Gaya dorong yang bekerja pada mobil ialah . . . .

a. 100 N    d. 800 N

b. 200 N    e. 8000 N

c. 400N

4. Apabila sebuah benda bergerak dalam bidang datar yang kasar maka selama gerakannya. . . . .

a. gaya normal tetap dan gaya gesekan berubah

b. gaya normal berubah dan gaya gesekan tetap

c. gaya normal dan gaya gesekan kedua-duanya tetap

a, gaya normal dan gaya gesekan kedua-duanya berubah

e. gaya normal dan gaya gesekan kadang-kadang berubah dan tetap bergantian

5. Mobil 700 kg mogok di jalan yang mendatar. Kabel horizontal mobil derek yang dipakai untuk menyeretnya akan putus jika tegangan di dalamnya melebihi 1400 N (q = 10 m/s2). Percepatan maksimum yang dapat diterima mobil mogok dan mobil derek adalah ....

a. 2 m/s2     d. 7 m/s2

b. 8 m/s2     e. 0 m/s2

c. 10 m/s2

6. Pada sebuah benda yang bergerak, bekerja gaya sehingga mengurangi kecepatan gerak benda tersebut dari 10 m/s menjadi 6 m/s dalam waktu 2 detik. Bila massa benda 5 kg, besar gaya tersebut adalah ....

a. 5N       d. 10N

b. 6 N      e. 11N

c. 8N

7. Peristiwa di bawah ini yang tidak mempunyai hukum kelembaman adalah ....

a. Bila mobil yang kita tumpangi direm mendadak, tubuh kita terdorong ke depan b. Bila kita berdiri di mobil, tiba-tiba mobil bergerak maju tubuh kita terdorong ke belakang.

c. Pemain ski yang sedang melaju, tiba-tiba tali putus, pemain ski tetap bergerak maju.

d. Pemain sepatu roda bergerak maju, tetap akan bergerak maju walaupun pemain itu tidak memberikan gaya.

e. Penerjun payung bergerak turun ke bawah walaupun tidak didorong dari atas.

8. Jika gaya sebesar 1 N bekerja pada benda 1 kg yang dapat bergerak bebas, maka benda akan mendapat . . ..

a. kecepatan sebesar 1 m/s

c. percepatan sebesar 1 m/s2

c. percepatan sebesar 10 m/s2

d. kecepatan sebesar 10 m/s

e. kecepatan sebesar 10 m/s

9. A naik bus yang bergerak dengan kecepatan 40 km/jam. Tiba-tiba bus direm secara mendadak, akibatnya A terdorong ke muka. Hal ini disebabkan karena .... a. gaya dorong bus

b. gaya dari rem

c. sifat kelembaman dari A

d. sifat kelembaman dari bus

e. gaya berat A

10. Sebuah benda sedang meluncur pada suatu bidang miring dengan kecepatan konstan, ini berarti . . . .

a. bidang itu merupakan bidang licin sempurna

b. komponen berat dari benda yang sejajar bidang miring harus lebih besar dari gaya geseknya

c. komponen berat dari benda yang sejajar bidang miring harus lebih kecil dari gaya geseknya

d. komponen berat dari benda yang sejajar bidang miring harus sama dengan gaya geseknya

e. berat benda harus sama dengan gaya geseknya

11. Suatu benda bermassa 2 kg yang sedang bergerak, lajunya bertambah dari 1 m/s menjadi 5 m/s dalam waktu 2 detik bila padanya beraksi gaya yang searah dengan gerak benda, maka besar gaya tersebut adalah ....

a. 2 N d. 8 N

b. 4 N e. 10 N

c. 5 N

12. Sebuah mobil massanya 1 ton selama 4 detik kecepatannya bertambah secara beraturan dan 10 m/det menjadi 18 m/det. Besar gaya yang mempercepat mobil itu adalah ....

a. 2000 N d. 8000 N

b. 4000 N e. 10000 N

c. 6000 N

13. Benda massanya 2 kg berada pada bidang horizontal kasar. Pada benda dikerjakan gaya 10 N yang sejajar bidang horizontal, sehingga keadaan benda akan bergerak. Bila g = 10 m/s^2, maka koefisien gesekan antara benda dan bidang adalah ....

a. 0,2 d. 0,5

b. 0,3 e. 0,6

c. 0,4

14. Benda beratnya 98 newton (g = 10 m/s2) diangkat dengan gaya vertikal ke atas sebesar 100 newton, maka percepatan yang dialami benda ....

a. nol d. 2 m/s2

b. 0,2 m/s2 e. 5 m/s2

c. 0,4 m/s2

15. Sebuah benda massanya 4 kg terletak pada bidang miring yang licin dengan sudut kemiringan 45 derajat terhadap horizontal. Jadi, besar gaya yang menahan benda itu…. (g = 10 m/s2)

a. 2 V2 N d. 40 N

b. 8 V2 N e. 40 V2 N

c. 20 V2 N

16. Kalau kita berada dalam sebuah mobil yang sedang bergerak, kemudian mobil tersebut direm, maka badan kita terdorong ke depan, hal ini sesuai …..

a. Hukum Newton I

b. Hukum Newton II

c. Hukum Aksi-Reaksi

d. Hukum Gaya berat

e. Hukum Pascal

17. Pada benda bermassa m bekerja gaya F ke atas yang menimbulkan percepatan a (percepatan gravitasi = g). Hubungan besaran tersebut dapat dirumuskan …..

a. F = m.g d. m.g = F + m.a

b. F = m (a + g) e. m.a = F + m.g

c. F = m (a/2) + m.g

18. Sebuah elevator yang massanya 1500 kg diturunkan dengan percepatan 1 m/s2. Bila percepatan gravitasi bumi g = 9,8 m/s2, maka besarnya tegangan pada kabel penggantung sama dengan……

a. 32400 N d. 14700 N

b. 26400 N e. 13200 N

c. 16200 N

19. Gaya gesek pada benda yang bergerak di atas lantai kasar …..

a. searah dengan arah gerak

b. berlawanan dengan arah gaya berat

c. menyebabkan benda berhenti

d. mempunyai harga maksimum pada saat benda akan bergerak

e. menyebabkan benda bergerak lurus beraturan

20. Dari hukum Newton II dapat disimpulkan bahwa jika gaya yang bekerja pada sebuah benda berubah, maka . . . .

a. massa dan percepatannya berubah

b. massa dan percepatannya tidak berubah

c. massa berubah dan percepatannya tidak berubah

d. massa tidak berubah dan percepatannya berubah

e. volumenya berubah

21. Jika sebuah benda terletak pada bidang miring, maka gaya normal pada benda itu.....

a. sama dengan berat benda

b. lebih kecil dari berat benda

c. lebih besar dari berat benda

d. dapat lebih besar atau lebih kecil dari berat benda

e. dapat sama atau tidak sama dengan berat benda

22. Seorang yang massanya 80 kg ditimbang dalam sebuah lift. Jarum timbangan menunjukkan angka 1000 newton. Apabila percepatan gravitasi bumi = 10 m/s2 dapat disimpulkan bahwa....

a. massa orang di dalam lift menjadi 100 kg

b. lift sedang bergerak ke atas dengan kecepatan tetap

c. lift sedang bergerak ke bawah dengan kecepatan tetap

d. lift sedang bergerak ke bawah dengan percepatan tetap

e. lift sedang bergerak ke atas dengan percepatan tetap

23. Sebuah benda massanya 2 kg terletak di atas tanah. Benda tersebut ditarik ke atas dengan gaya 30 N selama 2 detik lalu dilepaskan. Jika percepatan gravitasi 10 m/s2, maka tinggi yang dapat dicapai benda adalah :

a. 10 meter d. 18 meter

b. 12 meter e. 20 meter

c. 15 meter

24. Sebuah benda bermassa 20 kg terletak pada bidang miring dengan sudut 30derajat terhadap bidang horizontal, Jika percepatan gravitasi 9,8 m/s2 dan benda bergeser sejauh 3 m ke bawah, usaha yang dilakukan gaya berat .... a. 60 joule d. 294,3 joule

b. 65,3 joule e. 588 joule

c. 294 joule

25. Sebuah benda yang beratnya W meluncur ke bawah dengan kecepatan tetap pada suatu bidang miring kasar. Bidang miring tersebut membentuk sudut 30 derajat dengan horizontal. Koefisien gesekan antara benda dan bidang tersebut adalah ....

a. 1/2 v3 W d. 1/3 v3

b. 1/2 W e. 1/2

c. ½ v3

26. Sebuah benda yang massanya 1200 kg digantungkan pada suatu kawat yang dapat memikul beban maksimum sebesar 15.000 N. Jika percepatan gravitasi bumi sama dengan 10 m/s2, maka harga maksimum percepatan ke atas yang diberikan pada beban itu sama dengan ....

26.a. 2,5 m/s2 d. 22,5 m/s2

b. 10,0 m/s2 e. 12,5 m/s2

c. 7,5 m/s2

================o0o===============

Reactions: 

video mesin motor

sedikit berbagi niih, dapet rekaman dari salah satu motor di indonesia, kebetulan lagi ada pameran di enhai, so saya shoot ajah, ini inih videonya, moga bermanfaat


Reactions: 

GERAK LURUS (Latihan Soal)

1. Sebuah benda dengan massa 1 kg, jatuh bebas dari ketinggian 10 meter. Jika percepatan gravitasi bumi = 10 m/s2, maka kecepatan benda pada ketinggian 5 meter adalah ....

a. 25 m/s  d. 10 m/s

b. 20 m/s  e. 5 m/s

c. 15 m/s

2. Sebuah benda jatuh bebas dari ketinggian 31,25 m. Jika percepatan gravitasi bumi di tempat itu 10 m/s2, maka pada saat benda berada di ketinggian 20 m dari tanah kecepatan benda tersebut adalah . . ..

a. 10 ms-1    d. 20,6 ms-1

b. 5 ms-1      e. 25 ms-1

c. 20 ms-1

3. Dua buah benda A dan B yang bermassa masing-masing m, jatuh bebas dari ketinggian h meter dan 2h meter. Jika A menyentuh tanah dengan kecepatan v m/s, maka benda B akan menyentuh tanah dengan energi kinetik sebesar ....

a. 1/2 m.v2    d. 1/4 m.v2

b. m.v2          e. 3/2 m.v2

c. 1/3 m.v2

4. Suatu benda jatuh bebas dari ketinggian tertentu ke tanah. Apabila gesekan dengan udara diabaikan, kecepatan benda pada saat mengenai tanah ditentukan oleh . . ..

a. percepatan gravitasi bumi dan massa benda

b. waktu jatuh yang dibutuhkan dan berat benda

c. ketinggian benda yang jatuh dan gravitasi bumi

d. luas permukaan benda

e. massa dan ketinggiannya

5. Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian h tanpa kecepatan awal. Jika percepatan gravitasi bumi di tempat itu g, maka kecepatan bola pada waktu akan tiba di tanah adalah ....

a. √(2h/g) d. √(2h)

b. √(2g/h) e. √(gh)

c. √(2gh)

6. Perbedaan antara laju dan kecepatan adalah ....

a. laju mempunyai besar dan arah, sedangkan kecepatan hanya mempunyai besar saja

b. kecepatan mempunyai besar dan arah, sedangkan laju hanya mempunyai arah saja

c. laju hanya mempunyai arah saja, kecepatan hanya mempunyai besar saja

d. laju hanya mempunyai besar saja, kecepatan hanya mempunyai arah saja

e. laju mempunyai besar dan tidak mempunyai arah, sedangkan kecepatan mempunyai besar dan arah

7. Yang dimaksud dengan percepatan adalah ....

a. lintasan yang ditempuh dalam waktu tertentu

b. perubahan lintasan tiap satuan waktu

c. kecepatan yang dimiliki benda dalam waktu tertentu

d. perubahan kecepatan tiap satuan waktu

e. perubahan lintasan tiap detik

8. Sebuah benda bergerak dengan kecepatan awal 5 m/s. Kemudian benda tersebut diberi gaya searah dengan kecepatan sebesar 30 N. Jika massa benda 1 kg, hitunglah kecepatan benda setelah bergerak sejauh 10 m !

a. 15 m/s    d. 50 m/s

b. 20 m/s    e. 150 m/s

c. 25 m/s

9. Dari sebuah menara yang tingginya 100 m dilepaskan suatu benda. Jika percepatan gravitasi bumi = 10 m/s2, maka kecepatan benda pada saat mencapai tanah adalah ....

a. l0V10 m/s    d. l00V10 m/s

b.10V20 m/s    e. 1000 m/s

c.10 m/s

10. Perbedaan jarak dan perpindahan pada gerak lurus adalah ....

a. kedua-duanya adalah besaran vektor

b. kedua-duanya adalah besaran skalar

c. jarak adalah besaran skalar dan perpindahan adalah besaran vektor

d. jarak adalah besaran vektor, tetapi perpindahan adalah besaran skalar

e. Jarak ditentukan oleh arah sedangkan perpindahan tidak

11. Sebuah mobil bergerak dari keadaan diam dan mencapai kecepatan 40 m/s selama waktu 20 sekon. Percepatan rata-rata mobil tersebut adalah ....

a. 0,2 ms-2    d. 80 ms-2

b. 2 ms-2       e. 800 ms-2

c. 20 ms-2

12. Massa benda 0,4 kg dilempar vertikal ke atas hingga mencapai ketinggian 5 meter. Jika percepatan gravitasi bumi = 10 m/s2, maka kecepatan awal benda yang dilempar adalah ….

a. 2 m/s    d. 5v2 m/s

b. 4 m/s    e. 10 m/s

c. 5 m/s

13. Definisi dari kecepatan adalah . . ..

a. sama dengan jarak dibagi waktu

b. sama dengan kelajuan

c. perpindahan tiap satuan waktu

d. panjang lintasan tiap satuan waktu

e. lintasan tiap satuan waktu

14. Misalkan jarak kota A - B adalah 180 km. Sebuah bus berangkat dari kota A pukul 08.00 dan sampai di kota B pukul 12.00. Kecepatan rata-rata bus tersebut adalah ....

a. 12,5 m/s     b. 20 m/s

b. 15 m/s       e. 22,5 m/s

c. 17,5 m/s

15. Sebuah roket meluncur dengan kecepatan awal 4 m/s mendapat percepatan tetap 0,3 ms-2. Setelah 2 menit kecepatan roket itu adalah . . . .

a. 40 m/s

b. 36 m/s

c. 4,6 m/s

d. 4,3 m/s

e. 4 m/s

16. Sebuah benda jatuh bebas dari ketinggian h meter. Jika percepatan gravitasi bumi = g ms-2, tulis rumus yang menyatakan hubungan antara h, g, dan t !

a. h = 2 g.t2        d. h = g.t2

b. h = 1/2 g.t       e. h = 1/2 g.t2

c. h = 2 g.t

17. Sebongkah batu yang massanya 2 kg, dilepaskan dari ketinggian 200 m dari permukaan tanah. Apabila percepatan gravitasi bumi = 10 ms-2, kecepatan bongkahan batu tatkala melewati titik yang berada pada ketinggian 120 meter dari permukaan tanah adalah ....

17.a. 40 m/s      d. 160 m/s

b. 80 m/s          e. 200 m/s

c. 120 m/s

18. Jika suatu kendaraan bergerak dengan arah dan kecepatan tetap selama 10 menit, gerak semacam ini adalah . ...

a. gerak lurus diperlambat beraturan

b. gerak lurus dipercepat beraturan

c. gerak lurus beraturan

a. gerak lurus berubah beraturan

e. gerak dengan percepatan tetap

19. Benda A dan B berada di atas tanah, kemudian saling dijatuhkan bebas. A lebih dahulu dijatuhkan baru kemudian B, maka jarak antara A dan B selama masih bergerak di udara adalah …….

a. tetap

b mengecil

c. membesar

d. mengecil dahulu lalu tetap

e. membesar dahulu lalu tetap

20. Benda yang massanya 1 kg berada di tempat yang tingginya 25 m, kemudian benda tersebut jatuh bebas. Jika telah menempuh jarak 5 meter, maka kecepatan benda tersebut adalah ….

a. 50 m/s

b . 32,5 m/s

c. 15 m/s

d. 12,5 m/s

e. 10 m/s

21. Pada suatu saat terlihat kilat dan 10 detik kemudian terdengar suara gunturnya. Apabila kecepatan cahaya sebesar 3.108 m/s dan kecepatan bunyi 340 m/s, maka jarak antara asal kilat dan pengamat adalah …..

a. 34 m

b. 3400 m

c. 10200 m

d. 3.10^8 m

e. 3.10^9 m

Blog Fisika Dasar

Reactions: 

Besaran dan satuan (latihan)

BESARAN DAN SATUAN (SOAL UNIVERSAL CLASS)

01. Diantara kelompok besaran berikut, yang termasuk kelompok besaran pokok dalam system Internasional adalah ….

A. Panjang, luas, waktu, jumlah zat

B. Kuat arus, intersitas cahaya, suhu, waktu

C. Volume, suhu, massa, kuat arus

D. Kuat arus, panjang, massa, tekanan

E. Intensitas cahaya, kecepatan, percepatan, waktu

02.Kelompok besaran di bawah ini yang merupakan kelompok besaran turunan adalah …

A. Panjang lebar dan luas

B. Kecepatan, percepatan dan gaya

C. Kuat arus, suhu dan usaha

D. Massa, waktu, dan percepatan

E. Intensitas cahaya, banyaknya mol dan volume

03. Tiga besaran di bawah ini yang merupakan besaran scalar adalah ….

A. Jarak, waktu dan luas

B. Perpindahan, kecepatan dan percepatan

C. Laju, percepatan dan perpindahan

D. Gaya, waktu dan induksi magnetic

E. Momentum, kecepatan dan massa

04. Dari hasil pengukuran di bawah ini yang termasuk vector adalah …

A. Gaya, daya dan usaha

B. Gaya, berat dan massa

C. Perpindahan, laju dan kcepatan

D. Kecepatan, momentum dan berat

E. Percepatan, kecepatan dan daya

05. Dimensi ML-1T-2 menyatakan dimensi : …..

A. Gaya

B. Energi

C. Daya

D. Tekanan

E. Momentum

06. Dimensi dari kelajuan sudut adalah : …

A. L-2

B. M-2

C. T-2

D. T-1

E. T

07. Rumus dimensi momentum adalah ……

A. MLT^-3

B. ML^-1T^-2

C. MLT^-1

D. ML^-2T^2

E. ML^-1T^-1

08. Rumus dimensi daya adalah …

A. ML^2T^-2

B. ML^3T^-2

C. MLT^-2

D. ML^2T^-3

E. MLT^-3

09. Hasil pengukuran panjang dan lebar suatu persegi panjang masing-masing 12,61 dan 5,2 cm. Menurut aturan penulisan angka penting, luas bangunan tersebut adalah …… cm^2

A. 65

B. 65,572

C. 65,275

D. 65,60

E. 66

10. Dari hasil pengukuran panjang, lebar dan tinggi suatu balok adalah 5,70 cm, 2,45 cm dan 1,62 cm. Volume balok dari hasil pengukuran tersebut adalah ……. Cm^3

A. 23,0

B. 22,60

C. 22,62

D. 623

E. 6233

11. Hasil pengukuran pelat seng panjang = 1,50 dan lebarnya 1,20. Luas pelat seng menurut aturan penulisan angka penting adalah ……. Cm^2

A. 1,8012

B. 1,801

C. 1,800

D. 1,80

E. 1,8

12. Daya listrik dapat diberi satuan ….

A. WH

B. KWH

C. MWH

D. Volt dan amper

E. Volt^2 dan ohm

13. Dari hasil pengukuran panjang batang baja dan besi masing-masing 1,257 m dan 4,12 m, Jika kedua batang disambung, maka berdasarkan aturan penulisan angka penting, panjangnya adalah ….. m

A. 5,380

B. 5,38

C. 5,377

D. 5,370

E. 5,37

14. Hasil pengukuran panjang dan lebar suatu ruangan adalah 3,8 m dan 3,2 m. Luas ruangan itu menurut aturan penulisan angka penting adalah ….. m^2

A. 12

B. 12,1

C. 12,16

D. 12,20

E. 12,2

15. Dari hasil pengukuran di bawah ini yang memiliki tiga angka penting adalah ….

A. 1,0200

B. 0,1204

C. 0,0204

D. 0,0024

E. 0,0004

16. Dari hasil pengukuran pelat seng, di dapatkan panjang 13,24 mm dan lebar 5,27. Luas pelat tersebut jika ditulis dengan angka penting adalah …. Mm^2

A. 69,7748

B. 69,78

C. 69,7

D. 69,9

E. 69,8

17. Sebuah perahu menyeberangi sungai yang lebarnya 180 meter dan kecepatan arus airnya 4 m/s. ila perahu di arahkan menyilang tegak lurus sungai dengan kecepatan 3 m/s, maka setelah sampai diseberang perahu telah menempuh lintasan sejauh …. Meter

A. 100

B. 240

C. 300

D. 320

E. 360

18. Vektor F1 = 20 N berimpit sumbu x positif, Vektor F2 = 20 N bersudut 120O terhadap F1 dan F3 = 24 N bersudut 240 derajat terhadap F1.

Resultan ketiga gaya pada pernyataan di atas adalah :

A. 4 N searah F3

B. 4 N berlawan arah dengan F3

C. 10 N searah F3

D. 16 N searah F3

E. 16 N berlawanan arah dengan F3

19. Dua buah gaya bernilai 4 N dan 6 N. Resultan gaya tersebut tidak mungkin bernilai ….. N

A. 1

B. 2

C. 4

D. 6

E. 10

20. Dua buah vector V1 dan V2 masing-masing besarnya 20 satuan dan 15 satuan. Kedua vector tersebut membentuk sudut 120o. Resultan kedua gaya tersebut mendekati ……

A. 18

B. 30

C. 35

D. 38

E. 48

21. Jika sebuah vector dari 12 diuraikan menjadi dua buah vector yang saling tegak lurus dan yang sebuah dari padanya membentuk sudut 30o dengan vector itu, maka besar masing-masing adalah :

A. 3 N dan 3V3 N

B. 3 N dan 3V2 N

C. 6 N dan 3V2 N

D. 6 N dan 6V2 N

E. 6 N dan 6V3 N

========O0O========

Reactions: 

BESARAN DAN SATUAN

A. Pengertian Besaran

Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka. Pengukuran adalah membandingkan suatu besaran dengan satuan yang dijadikan sebagai patokan. Dalam fisika pengukuran merupakan sesuatu yang sangat vital. Suatu pengamatan terhadap besaran fisis harus melalui pengukuran. Pengukuran-pengukuran yang sangat teliti diperlukan dalam fisika, agar gejala-gejala peristiwa yang akan terjadi dapat diprediksi dengan kuat.

Pengukuran dapat dilakukan dengan dua cara:

1. Secara Langsung

Yaitu ketika hasil pembacaan skala pada alat ukur, langsung menyatakan nilai besaran yang diukur, tanpa menggunakan rumus untuk menghitung nilai yang diinginkan.

2. Secara tidak langsung

Yaitu dalam pengukuran memerlukan penghitungan tambahan untuk mendapatkan nilai besaran yang diukur.

Untuk mendaptkan hasil pengukuran yang akurat, faktor yang harus diperhatikan antara lain :

- alat ukur yang dipakai

- aturan angka penting

- posisi mata pengukuran (paralax)

Kesalahan (error) adalah penyimpangan nilai yang diukur dari nilai benar x0. Kesalahan dapat digolongkan menjadi tiga golongan :

1. Keteledoran

Umumnya disebabkan oleh keterbatasan pada pengamat, diantaranya kurang terampil menggunakan instrumen, terutama untuk instrumen canggih yang melibatkan banyak komponen yang harus diatur atau kekeliruan dalam melakukan pembacaan skala yang kecil.

2. Kesalahan sistmatik

Adalah kesalahan yang dapat dituangkan dalam bentuk bilangan (kuantitatif), contoh : kesalahan pengukuran panjang dengan mistas 1 mm, jangka sorong, 0,1 mm dan mikrometer skrup 0,01 mm

3. Kesalahan acak

Merupakan kesalahan yang dapat dituangkan dalam bentuk bialangan (kualitatif),

Contoh :

- kesalahan pengamat dalam membaca hasil pengukuran panjang

- pengabaian pengaruh gesekan udara pada percobaan ayunan sederhana

- pengabaian massa tali dan gesekan antar tali dengan katrol pada percobaan hukum II Newton.

Ketidakpastian pada Pengukuran

Ketika mengukur suatu besaran fisis dengan menggunakan instrumen, tidaklah mungkin akan mendapatkan nilai benar X0, melainkan selalu terdapat ketidakpastian. Ketidakpastian ini disebabkan oleh beberapa hal misalnya batas ketelitian dari masing-masing alat dan kemampuan dalam membawa hasil yang ditunjukkan alat ukur.

Beberapa istilah dalam pengukuran:

· Ketelitian (accuracy)

adalah suatu ukuran yang menyatakan tingkat pendekatan dari nilai yang diukur terhadap nilai benar X0

· Kepekaan

adalah ukuran minimal yang masih dapat dideteksi (dikenal) oleh instrumen, misal galvanometer memiliki kepekaan yang lebih besar daripada Amperemeter / Voltmeter

· Ketepatan (precision)

adalah suatu ukuran kemampuan untuk mendapatkan hasil pengukuran yang sama.

· Presisi

berkaitan dengan perlakuan dalam proses pengukuran, penyimpangan hasil ukuran dan jumlah angka desimal yang dicantumkan dalam hasil pengukuran.

· Akurasi

yaitu seberapa dekat hasil suatu pengukuran dengan nilai yang sesungguhnya.

Ketelitian alat ukur panjang

1. Mistar : 1 mm

Mistar berskala terkecil memiliki memiliki ketelitian sampai 0,5 mm atau 0,05 cm. Ketelitian alat untuk satu kali adalah setengah skala terkecil.

clip_image002

Panjang benda melebihi 8,7 cm

Panjang kelebihan ditaksir 0,05 cm

Hasil pengukuran panjang 8,75 cm

Batas ketelitian ½ x 1 mm = 0,5 mm

2. Jangka Sorong : 0,1 mm

Jangka sorong memiliki ketelitian sampai 0,1 mm atau 0,1 cm. Jangka sorong terdiri dari rahang tetap yang berskala cm dan mm, dan rahang sorong (geser) yang dilengkapi dengan skala nonius yang panjangnya 9 mm dan dibagi dalam 10 m skala. Panjang 1 skala nonius adalah 0,9 mm.

Benda skala antara rahang utamadengan rahang sorong adalah 0,1mm sehingga ketidakpastian dari jangka sorong adalah ½ x 0,1 mm = 0,005 mm

clip_image004

Contoh:

clip_image006Sebuah benda diukur dengan jangka sorong dengan kedudukan skala seperti pada gambar, maka panjang benda:

Skala Utama = 26 mm

Skala nonius 0,5 mm

Batas ketelitiannya ½ skala terkecil = ½ x 0,1 mm = 0,05 mm

3. Mikrometer sekrup 0,01 mm

clip_image008

Mikrometer skrup memiliki ketelitian sampai 0,01 mm atau 0,001 cm. Mikrometer skrup juga memiliki dua skala , yaitu skala utama yang berskala mm (0,5 mm) dan skala nonius yang terdapat pada selubung luar. Skala nonius memiliki 50 bagian skala yang sama. Bila diselubung luar berputar berputar satu kali, maka poros berulir (rahang geser) akan maju atau mundur 0,5 mm. Bila selubung luar berputar satu bagian skala, maka poros berulir akan maju atau mundur sejauh 0,02 x 0,5 mm = 0,01 mm, sehingga kepastian untuk mikrometer sekrup adalah ½ x 0,01 mm = 0,005 mm untuk pengukuran tungga. Pelaporan hasil pengukuran adalah (X ± DX).

Cara meningkatkan ketelitian antara lain:

1. Waktu membaca alat ukur posisi mata harus benar

2. Alat yang dipakai mempunyai ketelitian tinggi

3. Melakukan pengukuran berkali-kali

Pengukuran dengan jangka sorong

clip_image011
clip_image012

Cara menentukan / mebaca jangka sorong:

  1. Angka pada skala utama yang berdekatan dengan angka 0 pada nonius adalah 2,1 cm dan 2,2 cm.
  2. Garis nonius yang tepat berhimpit dengan garis skala utama adalah garis ke-5, jadi x = 2,1 cm + 5 x 0,01 cm = 2,15 cm (dua desimal)

Karena ketidakpastian clip_image014 jangka sorong = ½ x 0,01 cm = 0,005 cm (tiga desimal), maka hasilpengukuran jangka sorong :

clip_image016

clip_image017Cara menentukan / membaca Mikrometer Sekrup

clip_image018

  1. Garis skala utama yang berdekatan dengan tepi selubung luar 4,5 mm lebih.
  2. Garis mendatar pada selubung luar yang berhimpit dengan garis skala utama.

X = 4,5 mm + 47 x 0,01 mm = 4,97 mm (dua desimal)

Ketidakpastian clip_image014[1] mikrometer sekrup ½ x 0,01 mm = 0,005 mm

Jadi hasil pengukurannya clip_image020

Reactions: